11 September petang hari.
di rumah.
Tulisan ini aku dedikasikan buat laki-laki terkeren yang pernah aku tau. Hehehe. *Meringis.
Aku gak tau harus mulai darimana menulis. Hemm. Bagaimana kalau dari alasan dibuatnya tulisan ini? Baiklah. #monolog
Kenapa ya aku nulis tulisan ini? Ceritanya aku udah putus dari dia.
Hey kita ganti kata dia dengan Arnold aja ya.
Oke Arnold.
Aku udah putus dari Arnold.
Baru aja 10 September 2014 kemarin.
Aku masih sayang sama Arnold dan aku rasa Arnold juga masih sayang sama aku..hehehe.
Tapi karena sesuatu hal,kami gak bisa jalan bareng lagi. (backsound: Ooohhh)
Arnold laki-laki yang sangat baik buat aku. Lelaki terbaik yang pernah aku tau.
Dia sempurna. Sangat sempurna buat aku.
Dan
aku ingin sekali mengucapkan terimakasih untuk hari-hari Arnold bersamaku :)
Aku berharap,tulisan ini bisa menyampaikan rasa terimakasih ku atas semua hal yang telah Arnold berikan padaku :)
Dear Arnold,
Aku gak nyangka lho kalo kita bakal jadian kemarin. Kamu pasti tau itu, karena aku berkali-kali mengatakannya. Kamu yang udah aku kenal sejak aku kuliah, dan tiba2 kita jadian beberapa tahun setelah kita lama gak bertemu lagi. What a life ya.
Arnold yang aku kenal dulu gak sesempurna ini. Walau kamu memang teman yang baik, kita sebenarnya gak terlalu memahami karakter satu sama lain karena status kita dulu teman biasa.
Kemudian setelah aku jadian sama kamu,
God, how can You create this such amazing guy and gave him to me as my boyfriend?
I'm feeling so lucky.
Arnold sayang banget sama aku.
Arnold perhatian.
Arnold suka melakukan hal-hal manis sama aku.
Arnold sangat romantis. Khusus romantis,aku sama sekali gak nyangka dia seromantis itu. Aku selalu dibuat meleleh oleh kata-katanya, oleh pujiannya, oleh perlakuannya, oleh semuanya yang dia lakukan padaku.
Aku suka cara kamu mencintai aku,hunn. Aku sangat bersyukur aku diperbolehkan menikmati perasaan dicintai oleh kamu.
Makasih ya sayang. Gak ada kata2 lain yang sanggup aku katakan buat kamu karena air mata ini udah hampir menetes. Aku gak mau orang rumah ngeliat aku nangis,hehehe.
Aku ngedoain yang terbaik buat kamu,apapun itu. Oke?
Bahagia selalu ya. :)
Aamiin.
Hubungan kita sama sekali gak bisa dibilang lama. Tapi kamu sangat spesial buat aku.
Aku bersyukur Dia ngasih kesempatan sama aku buat ngelewati hari2 indah bersamamu.
Cuma kamu yg aku buatkan surat seperti ini,gak ada yang lain.
Love you hunny.
Muach.
Take care.
Dadah.. :)
@aNinZ
*Oh iya. Ada alasan khusus kenapa aku gk mengatakan semuanya langsung ke kamu.
Aku gak ingin meng-intervensi hubungan kita.
Aku ingin hubungan kita berjalan sesuai yang Dia gariskan.
Kamu tau? Aku sangat ingin memperjuangkan hubungan kita.
Tapi kamu pasti tau kalau aku gak bisa melakukan itu.
Aku percaya kok kalo Allah yang akan melakukan nya untuk kita, karena Dia yang paling tau apa yang paling baik untuk kita.
Kali ini, aku menyerahkan semuanya pada Dia.
Semua benar2 terserah Dia.